Teknologi bagi Tunanetra | Dimas Prasetyo

Teknologi bagi Tunanetra

February 7th, 2011 read 58 times 6 Comments

*Esei ini pernah diterbitkan di harian Media Indonesia 2008*

Mungkin kita masih tidak percaya ketika mendengar bahwa tunanetra bisa mengoperasikan komputer atau bahkan berselancar di belantara internet. Tapi pada kenyataannya, semua hal tersebut sudah terjadi. Para tunanetra dengan bantuan teknologi maju sudah bisa mengoperasikan komputer. Baik itu operating system windows, program microsoft office, atau hanya sekedar memutar musik berformat mp3 yang tersimpan di hardisk komputer.

Teknologi bagi tunanetra ini dengan sendirinya telah membantu proses pengwujudan masyarakat yang inklusif. Paradikma masyarakat mulai terbuka dan sadar bahwa tunanetra bukan hanya tukang pijit, pemain alat musik, atau peminta-minta. Tapi sekarang masyarakat tahu bahwa ada yang bisa mengoperasikan komputer, melakukan tugas tulis menulis, membuat musik melalui keyboard dan komputer, menjadi penerjemah bahasa, dan lain-lain.

Bukti nyata bahwa tunanetra bisa mengoperasikan komputer, berselancar di internet, atau bahkan membuat website sendiri adalah situs kartunet.com. Situs yang beralamat di http://www.kartunet.com ini merupakan website yang benar-benar karya tunanetra. Kartunet itu sendiri adalah singkatan dari “karya Tunanetra”. Di dirikan oleh empat orang penggagas yaitu Irawan Mulyanto, Dimas Prasetyo M, Ikhwan Toriqo, dan Aris Yohanes, website ini bertujuan untuk mensosialisasikan kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh para tunanetra. Dalam website ini terdapat berbagai karya sastra, baik itu yang ditulis sendiri oleh para tunanetra atau masyarakat umum pengunjung situs kartunet.com. Di dalamnya juga terdapat beberapa fasilitas lain yang bisa diakses oleh semua orang seperti forum diskusi, halaman curhat, buku tamu, game sederhana, dan ramalan bintang. Website ini bukan hanya bisa dinikmati secara audio oleh tunanetra melalui software yang akan dijelaskan dibawa ini, tetapi juga oleh orang normal kebanyakan yang menggunakan metode visual. Pada intinya, situs kartunet.com ini adalah wadah tempat berkreasi bagi para tunanetra yang diperuntukan bagi tunanetra dan juga semua kalangan.

Dari fakta di atas, mungkin anda masih bingung, bagaimana para tunanetra ini bisa membuat website tanpa anda mengetahui bagaimana keadaan komputer yang dipergunakan oleh mereka. Komputer accessible bagi tunanetra yang kemudian disebut komputer bicara ini adalah sebuah PC atau Laptop standard. Tak ada bedanya dengan yang mungkin anda gunakan sekarang. Tapi ada sebuah software yang harus diinstall terlebih dahulu dalam komputer tersebut sehingga bisa dipergunakan oleh seorang tunanetra. Program ini untuk selanjutnya disebut program pembaca layar atau Screen reader. Sebagai contoh salah satu merek dari program ini adalah JAWS yang merupakan singkatan dari Job Access with Speech yang bisa anda lihat info lebih lengkapnya di homepagenya di alamat http://www.freedomscientific.com. Prinsip kerja dari program pembaca layar adalah memperoses tulisan atau teks yang muncul di layar untuk kemudian direproduksi dalam bentuk suara yang bisa didengar oleh seseorang melalui headset atau loud speaker. Untuk program jaws misalnya, ia masih menggunakan sistem speling dan pronunciation bahasa inggris, jadi sebuah teks dalam bahasa apapun, akan dieja dalam bahasa inggris. Tapi perlu ditekankan, bukan diterjemahkan dalam bahasa Inggris, hanya dibaca dengan dialeg Inggris. Jadi pada intinya, semua yang muncul dan tertulis dilayar, dapat dibaca oleh tunanetra dengan mendengarkan suara yang membacakan lafal dari teks tersebut. Hanya teks yang dapat dibaca, tidak bisa buat gambar atau grafik. Singkat cerita, mekanisme ini seperti seorang pembaca pribadi bagi tunanetra yang terdapat dalam sebuah komputer.

Selain dipergunakan untuk mengetik dan mengolah data, tunanetra juga bisa membaca buku atau naskah dalam format tulisan awas (istilah untuk tulisan biasa) melalui komputer bicara ini. Dengan bantuan alat yang disebut scanner, tunanetra bisa dengan mandiri membaca naskah awas tanpa perlu dibacakan lagi oleh orang normal. Sehingga pekerjaan membaca buku yang sebelumnya harus dalam bentuk tulisan braille atau direkam dalam kaset atau CD dapat dipersingkat dengan langsung membacanya melalui komputer.

Other articles you might like;

Pages: 1 2

 

Sign up Free Email Newsletter

Stay Updates with this Blog. Get Free email newsletter updates, Enter your Email here:

Don't forget to confirm your email subcription

   

6 Comments to “Teknologi bagi Tunanetra”

  1. andam zuriadi says:

    tolonglah saya! aku pingin mengetahui fitur program jaws, kelemahan dan kelebihannya

  2. Dimas says:

    terima kasih mas Ivan. Alhamdulillah dengan perkembangan teknologi saat ini, sudah amat membantu tunanetra dalam melakukan kegiatan-kegiatan standar :)

  3. Ivan Syba says:

    bagus ya tekhnologinya membantu tuna netra untuk scanner tunanetra.

  4. Dimas says:

    Alhamdulillah. terima kasih sudah berkunjung. tentu, dengan senang hati jika apa yang ada di sini bisa bermanfaat bagi orang banyak :)

  5. fugy says:

    how are you bro? senang bgt baca tulisan-tulisanmu, sangat menolong saya. kalau boleh saya mau minta izin untuk mengkopasnya ke website yang saya kelola, ya kalau kamu gak keberatan… saya sering dapat tugas dr atasan saya, mencari artikel yang berkaitan dengan teknologi dan ketunanetraan, dan saat masuk ke situs ini, saya bnr-bnr merasa lega krn tlh menemukan yg saya cari. tp saya sadar saya hrs minta izin dl kpd yg empunya tulisan, makanya saya memberanikan diri untuk itu. tentunya hasil kopasannya nanti akan disertai dengan sumbernya. mohon dikonfirm ya bro… thanks a lot

Leave your comment here:

Koran Today

My Archives

Page Rank

Key words

  • Partner links